Kenali! Apa itu Reinforced Concrete?

Tiang pancang beton atau dalam bahasa Inggris disebut dengan precast reinforced concrete pile merupakan salah satu jenis beton bertulang yang diproduksi dengan cetakan pada suatu alat yaitu bekisting. Apabila kualitas dari beton ini sudah dinyatakan kuat dan matang, maka tiang pancang beton akan diangkat kemudian dilanjutkan dengan tahap pemancangan berdasarkan fungsinya.

Pada tiang pancang beton atau reinforce concrete file membutuhkan sejumlah penulangan berupa baja yang berguna untuk menahan momen lentur ketika akan muncul pada tahap pemanjangan berlangsung. Sementara untuk proses pengecorannya tentu saja akan dilaksanakan pada lokasi konstruksi. Penerapan hal yang semacam ini diyakini dapat memudahkan proses pengangkatan tiang pancang beton.

Jika diproduksi dalam area pabrik, maka hampir dipastikan sangat sulit untuk proses relokasinya ke area konstruksi. Terlebih jika transportasi yang ada sifatnya terbatas. Kami adalah perusahaan supplier material beton pracetak atau precast. Secara keseluruhan produk-produk yang kami hasilkan sudah terjamin kualitas dan kekuatannya. Saat ini kami telah menyediakan ragam variasi kebutuhan material beton terlengkap sesuai dengan tingkat kebutuhan konstruksi anda.

Keunggulan Menggunakan Reinforced Concrete Pile

  • Tiang pancang beton atau reinforce concrete pile ini diyakini memiliki tingkat tegangan yang cukup besar. Jika mutu dari beton ini semakin baik, makanan pir dipastikan tingkat tegangan yang dihasilkan juga semakin besar. Mutu beton pada produk ini mengikuti fungsi dan kegunaan pada suatu konstruksi.
  • Tidak terlalu memerlukan banyak galian tanah ketika konstruksi poernya dilaksanakan. Hal ini dikarenakan tiang pancang beton tidak memiliki pengaruh terhadap tinggi permukaan air tanah.
  • Usia penggunaan dari tiang pancang beton jauh lebih lama apabila dikomparasikan dengan tiang pancang kayu
  • Memiliki tingkat ketahanan yang baik terhadap zat air yang memiliki kandungan kimia bersifat korosif. Apabila permukaan pada betonnya tebal, maka hampir dipastikan bahwa tulangan beton aman dari resiko perkaratan.
  • Tiang pancang beton ini memiliki dimensi yang besar, wajar jika bobot yang dimiliki lumayan berat. Tidak heran jika dalam proses relokasinya membutuhkan biaya yang tidak sedikit bahkan cukup rumit. Solusi dari permasalahan tersebut adalah melakukan pengecoran terhadap reinforced concrete pile pada lokasi konstruksi. Dengan demikian maka para pekerja tidak perlu berusaha payah melakukan pengangkutan, terlebih jika jaraknya cukup jauh.

Kelemahan Menggunakan Reinforced Concrete Pile

  • Membutuhkan durasi yang lama agar tiang pancang beton dapat diangkat dan siap pakai dalam konstruksi. Proses yang cukup lama ini memang diperlukan guna memastikan tingkat kualitas reinforced concrete pile untuk bisa dimanfaatkan sesuai standar prosedur dengan tingkat perkerasan yang mumpuni.
  • Proses penyambungan yang rumit diterapkan. Masalah ini muncul apabila panjang dari tiang pancang masih kurang dari ambang batas yang ditentukan. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah alat penyambung khusus untuk memudahkan prosesnya.

Proses Pemancangan Tiang Pancang Beton


Pemandangan merupakan sebuah proses yang mengatakan reinforced concrete pile atau tiang pancang beton terhadap permukaan tanah. Proses pelaksanaan ini telah terbagi kedalam tiga tahap, diantaranya:

  • Mengatur posisi terhadap reinforced concrete pile. Langkah-langkah yang harus diterapkan oleh para pekerja adalah melakukan pengangkatan dan pendirian padat yang panjang. Proses pemindahan tiang pancang pada lokasi pemancangan, mengatur arah tiang pancang dan usaha pemancangan secara percobaan terhadap tanah.

  • Proses pemancangan reinforce concrete pile. Proses ini berlangsung berdasarkan perencanaan awal. Di dalamnya telah terkandung jumlah pukulan di masing-masing penantian 0,25 hingga 0,5m. Proses ini ditekankan untuk dilaksanakan secara berhati-hati guna mengetahui apakah tiang pancang telah sampai pada tanah keras atau belum seperti yang direncanakan semula.

  • Setting. Langkah ini berisi pengukuran penurunan tiang pancang pada masing-masing pada akhir proses pemancangan. Mulai dari penurunan ini nantinya akan dimanfaatkan untuk mengetahui kapasitas dukung tiang pancang beton atau reinforced concrete pile tersebut.

Peralatan Untuk Pemasangan Reinforce Concrete

Di bawah ini terdapat sejumlah alat-alat yang harus digunakan untuk mempermudah proses pemancangan reinforced concrete pile pada tanah, di antaranya yaitu:

  • Drop Hammer
  • Single acting Hammer
  • Double acting Hammer
  • Hammer
  • Tali atau kabel
  • Leader
  • Mesin derek

Awal Mula Penggunaan Reinforced Concrete Pile

Pondasi tiang pancang yaitu merupakan bagian struktur yang digunakan untuk mentransfer dan menerima beban dari struktur atas ke tanah penunjang yang diposisikan pada tingkat kedalaman tertentu. Bentuk dari tiang pancang yaitu panjang dan langsing dan dapat menyalurkan beban pada tanah lebih dalam. Tiang pancang yang terbuat dari bahan beton merupakan diproses dengan cara dipukul, dibor, atau didongkrak ke dalam tanah kemudian disambungkan pada pile cap. Secara umum semua harga satwa tergantung pada tipe tanah, material dan karakteristik penyebaran beban pada spesifikasi tiang pancang secara berbeda-beda.

Pondasi tiang pancang telah banyak difungsikan sebagai menerima beban sistem transfer beban selama selama berpuluh-puluh tahun. Data mulai dari awal peradaban komunikasi dan pertahanan, seperti halnya hal-hal strategis dari desa dan kota yang terletak di tengah sungai dan danau. Oleh sebab itu perlu adanya perkuatan tanah penunjang dengan menerapkan pemesanan beberapa tiang. Di tahun 1740, seorang pria bernama Christopher Polhem berhasil mematenkan penemuannya yaitu peralatan pile Driving yang serupa dengan mekanisme pile Driving kekinian. Selama tahun 1800 yang baja telah digunakan secara masif, kemudian berlanjut pada tahun 1900 yang menjadi awal kebangkitan penggunaan material beton. Kehadiran revolusi industri telah membawa perubahan yang vital terhadap sistem pile driving dengan ditemukannya Sebuah alat yaitu mesin uap dan mesin diesel. Akhir-akhir ini, peningkatan permintaan terhadap sebuah konstruksi seolah memaksa para developer untuk menggunakan tanah yang memiliki karakteristik kurang baik. Kondisi inilah yang membuat perkembangan dan peningkatan pile Driving terus berjalan.

Kami adalah satu dari sekian perusahaan beton pracetak berkualitas. Secara keseluruhan produk-produk yang kami hasilkan telah memenuhi standarisasi SNI, dalam artian telah terjamin segi kualitas dan kekuatannya. Kami siap memberikan pelayanan konsultasi kepada anda 24 jam penuh selama 7 hari. Kami pastikan produk-produk yang anda pesan pada kami tiba di lokasi dalam keadaan baik. Saat ini kami telah meliputi jangkauan wilayah pengiriman yang tidak hanya di area Jabodetabek saja, namun di seluruh wilayah Indonesia.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *