Alat Berat

Scaffolding atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan perancah merupakan suatu alat yang struktur nya sementara, digunakan untuk membantu kerja dalam pembangunan konstruksi, pemeliharaan, dan juga perbaikan bangunan, jembatan serta semua struktur buatan manusia lainnya. Perancah digunakan cara luas di suatu area untuk mendapatkan kemudahan akses ke ketinggian dan area yang sulit dijangkau. Perancah juga digunakan dalam bentuk yang disesuaikan untuk bekisting, penopang tempat duduk tribun, panggung konser, menara akses, stand pameran, dan berbagai proyek lainnya. Pada umumnya perancang memiliki bentuk suatu sistem modular dari pipa atau tabung logam walaupun juga dapat menggunakan bahan-bahan lainnya. Perancah sudah sangat sering digunakan di beberapa negara di Asia seperti Tiongkok, Singapura, dan juga Indonesia, terutama perancah bambu.

Jenis Scaffolds yang Sering Digunakan

Scafolds memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan fungsi kerjanya. Berikut ini beberapa jenis dari scaffold, diantaranya:

Frame Scaffolding

Merupakan perancah (Scaffolding) yang terdiri dari frame atau rangka pipa besi. Perancah jenis ini memiliki keunggulan, salah satunya adalah mudah untuk dipasang dan juga pembongkarannya.

Tube and coupler scaffold

Merupakan Scaffolding yang terdiri dari beberapa batang pipa yang saling dihubungkan dengan klem dan juga baut. Jenis ini memiliki keuntungan dari sisi bentuk yang dapat dirakit dan diatur sesuai dengan kebutuhan.

Mobile Scaffolding

Mobile scaffold adalah jenis Scaffold yang dapat digerakkan dan juga dipindah. Jadi sangat cocok untuk pekerjaan yang tempatnya berpindah-pindah.

Scaffolding Kayu

Jenis kapal ini cocok digunakan untuk pekerjaan yang tidak terlalu besar dan sering digunakan hanya satu kali pakai. Klasifikasi kekuatan kayu yang sering digunakan untuk scaffold adalah jenis kayu dengan tingkat V.

Alat Pengolah Lahan

Pengolahan lahan tidak hanya tentang kegiatan lapang untuk memproduksi hasil tanaman, namun juga berkaitan tentang kegiatan lainnya seperti halnya penyebaran benih, pemupukan, perlindungan tanaman, dan juga panen. Awalnya pengolahan lahan dilakukan secara konvensional atau secara tradisional, dengan menggunakan tenaga hewan ternak. Namun seiring dengan perkembangan waktu, pengolahan lahan konvensional digantikan dengan pengolahan secara modern dengan bantuan teknologi canggih.

Hal ini sangat berpengaruh bagi hasil dari pengolahan tanah secara modern, karena hal ini menjadikannya lebih efek dan juga efisien. Pengolahan tanah akan memperbaiki cara fisis, perbaikan kemmis dan juga biologis tidak terjadi secara langsung. Implemen traktor dibedakan dari tahap pengolahan nya yaitu pengolah lahan pertama dan juga pengolahan lahan kedua. Tiap tahapan mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Untuk pengolahan tanah pertama fungsinya adalah mengembalikan tanah, menghancurkan tanah, dan juga membongkar tanah, alat-alat dalam pengolahan tanah pertama adalah bajak singkal, bajak piring, bajak rotari, bajak chisel, bajak subsoil, sedangkan pada pengolahan lahan kedua berfungsi untuk menggemburkan dan juga meratakan tanah.

Mengolah lahan dengan menggunakan alat bantuan seperti dozer, excavator, dan beberapa alat lainnya akan sangat membantu para petani di lahannya. Alat ini digunakan sebagai pengganti alat bajak dan juga digunakan sebagai konstruksi pembangunan awal yang berhubungan dengan lahan suatu tanah.

Excavator

Ekskavator atau bisa juga disebut dengan mesin pengeruk merupakan sebuah alat berat yang terdiri dari batang, tongkat, keranjang, dan juga rumah-rumah (kabin) dalam sebuah wahana putaryang digunakan untuk penggalian.

Dozer

Dozer atau bulldozer merupakan suatu alat berat yang memakai track untuk pekerjaan sebaguna yang mempunyai kemampuan traksi tinggi. Alat ini dapat digunakan untuk mendorong, menggusur, menarik beban, dan sebagainya. 

Alat Penggali

Alat penggali adalah suatu alat yang digunakan untuk menggali material di bawah permukaan tanah atau di bawah tempat kedudukan suatu alat yang digunakan untuk menggali tersebut. Alat kali ini mempunyai beberapa macam jenis. Biasanya alat Bali ini digunakan pada sebuah proyek proyek bangunan ataupun infrastruktur lainnya. Cara kerja alat ini adalah dikendalikan oleh manusia. Alat penggali termasuk alat gerak yang biasanya bekerja sebagai penggali tanah, penggalian tanah memiliki fungsi sebagai lahan pertanian. Terdapat beberapa contoh alat berat yang termasuk ke dalam alat penggali diantaranya adalah front shovel, backhoe, dragline dan juga clamshell.

Kinerja dari suatu mesin atau alat berat menggali yang terbaru ini juga mempunyai beberapa keunggulan yang lebih jika dibandingkan dengan alat berat sebelumnya. Keunggulan yang dimiliki ini adalah ah mampus menggali lebih dalam jika dibandingkan dengan alat berat yang sebelumnya. Dengan menggunakan suatu alat berat penggali tanah, maka proses pengerjaan proyek anda akan lebih efektif dan optimal dengan cara penggunaan yang lebih nyaman jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Alat ini dapat membantu anda menyelesaikan setiap konstruksi dan juga proyek-proyek bangunan suatu lahan.

Alat ini digunakan juga sebagai alat bantu penambangan. Hal ini karena alat tersebut dapat menggali atau menambang sebuah benda yang berada di bawah permukaan tanah. Alat berat ini sangat banyak dibutuhkan di setiap proyek-proyek ataupun kontraktor pembangunan suatu lahan pertanian, pertambakan, dan berbagai proyek lainnya yang berhubungan dengan penggalian suatu tanah. Jasanya dalam proses pembuatan terowongan bawah tanah alat ini juga sangat berfungsi untuk digunakan. Karena saat melakukan pembangunan terowongan bawah tanah dibutuhkan suatu alat penggali yang memiliki volume besar agar proses konstruksi tersebut lebih cepat dan juga dapat menghemat biaya yang akan dikeluarkan.

Jenis Alat Penggali

Front Shovel

4/5

Front shovel merupakan salah satu alat berat yang digunakan untuk menggali material yang letaknya di atas permukaan tanah di mana alat tersebut berada. 

Backhoe

4.5/5

Suatu alat berat yang digunakan untuk melakukan pekerjaan penggalian yang letaknya di bawah permukaan backhhoe. Fungsi dari backhoe adalah dapat menggali dengan kedalaman yang jauh, dan dapat digunakan sebagai alat penguat.

Dragline

3.9/5

Dragline adalah suatu alat yang dipakai untuk menggali material dengan jangkauan yang lebih jauh dari alat-alat penggalian lainnya. Ketinggian pembongkaran, radius pergerakan, dan jangkauan penggalian dragline lebih besar dibandingkan alat lainnya.

Clamshell

4.8/5

Pada umumnya clamshell digunakan pakai alat penggali tanah lepas seperti pasir, kerikil, batuan pecah, dan material lainnya. Alat ini mengangkat material secara vertikal. Ukuran bucket yang dimiliki oleh clamshell bervariasi.

Alat Pengangkut Material

Untuk memindahkan suatu tanah sangat membutuhkan suatu alat angkut. Dalam pengerjaan pengangkutan biasanya berhubungan dengan pekerjaan pekerjaan di bidang bangunan sipil misalnya seperti bangunan suatu gedung, pembangunan kawasan industri, sekolah, rumah sakit, kampus, dan beberapa bangunan lainnya. Alat pengangkut sendiri adalah suatu alat yang sering digunakan untuk mengangkut material material tambang, baik itu berupa material yang bernilai ekonomis ataupun yang tidak bernilai ekonomis. Biasanya pengangkutan ini dilakukan dari satu ke tempat ke tempat yang lainnya yang mempunyai jarak dekat ataupun jarak jauh sekalipun.

Menggunakan alat berat yang satu ini jika tidak tepat akan mengakibatkan situasi di lapangan pekerjaan menjadi rusak dan juga akan menimbulkan suatu kerugian. Hal yang dimaksud dengan tidak tepat adalah biasanya saat mengangkut barang material mudah pecah. Adapun beberapa jenis alat yang sering digunakan untuk mengangkut barang material, beberapa diantaranya adalah loader, truk, conveyor belt, crane, dan beberapa alat lainnya. Umumnya alat angkut ini digunakan untuk menunjang kelancaran pada saat kegiatan operasional proyek-proyek dan dikenal sebagai alat yang dapat menghemat suatu pekerjaan atau pun dapat menghemat waktu.

Hal ini dikarenakan semakin banyak waktu konstruksi yang terbuang, maka kegiatan suatu operasional atau konstruksi tersebut tidak dapat berjalan dengan lancar dan juga baik. Dalam sebuah dunia Perindustrian biasanya alat angkut sangat penting keberadaannya. Karena untuk mengangkut bahan material material yang sedang dibutuhkan oleh kontraktor maka juga dibutuhkan adanya alat tersebut.

Jenis Alat Pengangkut Material

Loader

4.4/5

Loader adalah alat pemuat hasil gusuran atau galian dari alat berat lain seperti grader, buldoser, dan alat berat jenisnya. Pada prinsipnya alat ini adalah sebuah alat bantu yang berfungsi untuk mengangkut material dari lokasi penimbunan ke alat pengangkut lain.

Truck

4.7/5

Truk merupakan sebuah kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengangkut berbagai barang. Jenis kendaraan ini sering disebut juga dengan mobil barang. Kendaraan ini biasanya digunakan di bidang konstruksi bangunan.

Conveyor Belt

4.7/5

Conveyor belt digunakan untuk mengangkut bahan material baik yang berupa unit load ataupun Bulk material secara mendatar hingga miring. Yang dimaksud dengan unit load sendiri adalah suatu benda yang biasanya dapat dihitung jumlahnya satu per satu.

Crane

4.7/5

Crane merupakan salah satu alat berat yang digunakan sebagai alat pengangkat dalam suatu proyek konstruksi. Crane bekerja dengan mengangkat material yang akan dipindahkan, memindahkan secara horizontal, lalu menurunkan material tersebut ke tempat yang diinginkan.

Alat Pemadat

Pengertian alat berat pemadat yaitu jenis alat berat yang digunakan pada konstruksi jalan, atau pada proyek jalan. Alat ini sering digunakan pada lahan yang akan digunakan untuk sebuah pembangunan. Namun yang sering kita jumpai biasanya alat ini digunakan pada proyek pembangunan jalan. Terdapat berbagai jenis roll dan peralatan pemadatan tanah lain yang tersedia. Penggunaan beberapa mesin pemadatan tergantung dari jenis tanah dan juga kondisi kelembabannya. Alat pemadat sering dilakukan untuk pembuatan jalan, baik untuk jalan tanah, jalan yang perkerasan lentur maupun perkerasan yang kaku. Terdapat alat yang termasuk dari alat pemadat diantaranya adalah: Tamping roller, pneumatic tired roller, compactor dan lain sebagainya.

Di dalam hal pekerjaan untuk pembuatan landasan pesawat terbang, jalan raya, tanggul sungai dan beberapa tempat lainnya tanah perlu dipadatkan semaksimal mungkin. Selain dengan menggunakan alat berat pekerjaan pemadatan tanah dalam skala kecil, pemadatan tanah juga bisa dilakukan dengan cara menggenangi dan membiarkan tanah menyusut dengan sendirinya. Namun cara ini perlu waktu yang lama dan hasilnya pun kurang sempurna. Agar tanah benar-benar padat dengan sempurna diperlukan cara-cara untuk memadatkan tanah.

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pemadatan tanah. Faktor tersebut meliputi kadar air di dalam tanah yang dipadatkan, jenis dari tanah tersebut, luas permukaan yang menerima tekanan dalam proses pemadatan, ketebalan lapisan tanah yang dipadatkan, dan juga jumlah dari lintasan alat pemadat, misalnya 10 kali atau 15 kali.

Jenis Alat Pemadat

Tamping Roller

4.4/5

Tamping roller adalah suatu alat pemadatan yang berupa Sheep’s foot roller. Pemadat ini memiliki fungsi untuk memadatkan tanah lempung atau campuran pasir dan lempung.

Pneumatic Tired Roller

4.7/5

Alat berat pneumatic tired roller biasa juga disebut dengan universal compactor, roda-roda penggila terdiri dari ban karet yang dipompa. Ban penggilas ini mempunyai ciri khusus yaitu dengan adanya kneading efek

Compactor

4.4/5

Compactor memiliki fungsi sebagai alat untuk memadatkan tanah ataupun material sedemikian hingga tercapai pada tingkat kepadatan yang anda inginkan. 

Alat Pemroses Material

Alat pemroses material adalah salah satu jenis dari alat berat yang secara fungsional dipakai untuk mengubah batuan dan juga mineral dari alam menjadi suatu bentuk dan ukuran yang diinginkan. Hasil dari alat ini contohnya saja seperti batuan bergradasi, semen, beton, dan juga aspal. Yang termasuk dalam alat ini adalah crusher dan juga concrete mixer truck. 

Material-material di atas dapat tercampur oleh alat tersebut yang juga dikategorikan ke dalam alat pemroses material seperti concrete batch plant dan Asphalt mixing Plant. Alat pemroses material memiliki hubungan yang erat dengan alat penempatan akhir material. Hal ini dikarenakan hasil proses material di alat pemrosesan akhir material akan digunakan dengan alat penempatan akhir material seperti Asphalt paver atau AMP dan concrete spreader untuk CBP.

Jenis Alat Pemroses Material

Concrete Batching Plant

4.4/5

Batching Plants atau sebutan lengkapnya concrete batching plant merupakan suatu unit mesin atau peralatan yang digunakan untuk memproduksi material campuran antara semen dengan material agregat batu dan pasir yang memiliki sebutan beton.

Asphalt Mixing Plant

4.7/5

Asphalt mixing plant merupakan suatu unit mesin atau peralatan yang berfungsi untuk memproduksi material campuran antara aspal dengan material agregat batu.

Crusher

3.9/5

Crusher berfungsi untuk memecahkan batuan alam menjadi ukuran yang lebih kecil sesuai dengan spesifikasi yang sedang dibutuhkan.

Concrete Mixer Truck

4.9/5

Truk pengaduk beton merupakan mesin yang digunakan untuk mengaduk beton. Mesin ini dapat berupa mesin statis, semi mobile, hingga full mobile (mixer truck).

Alat Penempatan Akhir Material

Dalam dunia konstruksi bangunan dan juga jalan, alat berat memiliki peranan yang cukup penting. Karena alat tersebut dapat memudahkan para pekerja untuk mengangkut barang dalam volume besar.Alat berat sendiri memiliki arti yaitu beberapa alat yang digunakan dalam proses pekerjaan pemindahan tanah mekanis. Alat-alat berat dapat dibedakan menjadi beberapa kategori yang didasarkan oleh kedudukan dan juga fungsinya. Alat berat juga bisa dikategorikan ke dalam beberapa klasifikasi. Klasifikasi tersebut yaitu klasifikasi fungsional alat berat dan juga klasifikasi operasional alat berat. Berdasarkan dari fungsi alat berat dapat dibagi menjadi alat pengolah lahan, alat penggali, alat pengangkut material, alat pemindahan material, alat pemadat, alat pemroses material, dan juga alat penempatan akhir material.

Dalam pengoperasiannya alat-alat berat dapat dipindahkan dari suatu tempat ke tempat yang lain atau juga tidak dapat digerakkan (statis). Jadi klasifikasi alat berdasarkan pergerakannya bisa dibagi menjadi alat penggerak dan juga alat statis. Terdapat beberapa alat yang digolongkan Pada kategori alat penempatan akhir material, karena memiliki fungsi yaitu untuk menempatkan material pada tempat yang sebelumnya telah ditentukan. Di tempat atau lokasi ini material akan disebarkan secara merata dan juga dipadatkan sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan. Yang termasuk ke dalam kategori ini diantaranya adalah concrete spreader, asphalt paver, motor grader, dan juga alat pemadat.

Jenis Alat Penempatan Akhir Material​

Concrete Spreader

3.6/5

Concrete spreader termasuk ke dalam kategori alat penempatan akhir material. Alat ini berfungsi untuk menyebarkan beton plastis dalam pembuatan perkerasan lalu kemudian menggetarkan nya dimana beton plastis dimuat kedalam concrete spreader

Asphalt Paver

4.3/5

Asphalt paver berfungsi untuk menghamparkan produk dari asphalt mixing Plant. Fungsinya adalah untuk menempatkan material pada area yang telah ditentukan.

Motor Grader

4.4/5

Motor grader adalah salah satu alat berat yang digunakan untuk meratakan jalan, membuat jalan yang biasa digunakan pada proyek pembangunan jalan.

Alat Untuk Meratakan Beton

Alat bangunan adalah salah satu hal wajib yang ada di dalam setiap pekerjaan konstruksi. Karena proyek yang dikerjakan bukanlah proyek sederhana dan juga murah. Maka untuk mendukung keberhasilan pekerjaan alat-alat harus dipenuhi terlebih dahulu. Pastinya terdapat berbagai alat yang digunakan di dalam pengerjaan proyek. Mulai dari alat yang sederhana hingga alat-alat berat. Keduanya dapat dibeli ataupun di sewa tergantung dengan jenis proyek. Berdasarkan dari fungsi yang dimiliki oleh alat berat dapat dibagi menjadi beberapa kategori yaitu alat pengolah lahan, alat penggali, alat pengangkut material, alat pemindahan material, alat pemadat, alat pemroses material, alat penempatan akhir material, dan juga alat untuk meratakan beton.

Cara agar membuat beton lebih cepat kering adalah dengan menggunakan alat perata beton, salah satu contoh alat tersebut yaitu concrete paver. Alat tersebut berfungsi sebagai alat pencetak beton. Dengan alat ini anda akan dapat mencetak beton dalam ukuran tertentu yang memiliki ukuran signifikan setiap sisinya. Namun dengan menggunakan alat ini terdapat satu kekurangan yaitu pergerakannya yang lambat. Alat ini adalah solusi yang tepat bagi Anda yang ingin membuat jalan dari beton ready mix. Alat ini akan dapat membantu anda dalam mengerjakan konstruksi jalan dengan hasil mutu beton yang baik.

Jenis Alat Untuk Meratakan Beton

Concrete Paver

4.9/5

Concrete paver merupakan suatu alat mesin yang digunakan untuk membuat rigid jalan beton / rigit lantai beton, lapangan parkir mobil dan juga pesawat terbang, basement beton, lantai pabrik dan lantai gudang yang membutuhkan kerataan.

Pompa Beton

Pompa beton adalah suatu pompa yang digunakan untuk mengalirkan beton dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Pompa beton dapat berupa pompa tunggal yang ditarik dengan menggunakan kendaraan lain ataupun kendaraan yang khusus didesain untuk mengangkut pompa tersebut. Pada umumnya jenis pompa yang digunakan yaitu bertipe skrup archimedes dengan selang dari karet yang tebal. Dalam sebuah pembangunan rumah ataupun gedung konstruksi dan juga bangunan lain pastinya membutuhkan material cor. Untuk mempercepat proses pengecoran nya untuk mempercepat proses pengecoran nya juga dibutuhkan suatu alat yang biasa disebut dengan pompa beton.

Untuk pompa beton ini ada yang berukuran kecil / pendek yang disebut dengan Mini concrete dan juga ada apa pula yang bentuknya besar atau disebut dengan concrete pump super long. Secara umum Bisa dijelaskan jika pompa beton adalah mesin yang berguna untuk menyalurkan beton cor siap pakai atau ready mix dari truk mixer menuju ke titik pengecoran yang tidak dapat dijangkau dengan truk mixer. Untuk Mini concrete juga dapat digunakan di jalanan yang sempit atau gang dengan lebar Jalan minimal 3 meter. Sehingga alat ini benar-benar merupakan suatu inovasi yang sangat berguna sebagai solusi terbaik.

Cara kerja dari pompa beton yaitu dengan dikendalikan menggunakan remote control untuk menggerakkan lengan robot agar beton cor dapat disemprotkan pada titik yang diinginkan. Dengan menggunakan pompa mini akan sangat cocok diterapkan pada proyek-proyek konstruksi yang skalanya kecil hingga sedang karena dapat menyesuaikan lingkungan yang terbatas Misalnya saja seperti di komplek komplek perumahan, jalan Gang, sekolah, dan beberapa tempat lainnya.

Jenis Pompa Beton

Pompa Beton Standar

4.9/5

Pompa beton standar menjadi salah satu alat yang sangat dibutuhkan untuk memperlancar pembuatan suatu gedung ataupun bangunan konstruksi.

Pompa Beton Mini

4.3/5

Pompa beton mini merupakan alat yang digunakan untuk bangunan-bangunan jalannya sempit dan terdapat portal yang hanya bisa dilalui oleh mobil Colt Diesel.

Pompa Beton (Concrete Pump)

4.9/5

Pompa beton adalah alat yang digunakan untuk mentransfer beton cair dengan tanya ke lokasi konstruksi yang sulit dijangkau.

Pompa Beton Long Boom

4.3/5

Pompa beton long Boom adalah alat berat yang sangat membantu saat pengecoran. Alat ini berfungsi sebagai penyalur yang cocok digunakan untuk pengecoran tiang utama, pondasi dasar hingga pengecoran tiap lantai.